Director of sinetron, Y U dont ask a doctor to help you?

Okay, I admit, I’ve stopped watching indonesian television serial (sinetron) since about 1 year ago.
Cukup dua alasan sih.

Yang pertama, alur cerita yang nggak logis dan full of gap antara kaya dan miskin, baik dan jahat, dll.
Hampir di semua sinetron bikinan negara kita tercinta ini, pasti ada peran si kaya dan si miskin. Dimana kedua peran itu dimainkan dengan ekstrim, sama halnya dengan peran si jahat dan si baik. Si baik yang lemah, ga berdosa, sedangkan si jahat nggak ada baik2nya, kalo kumat matanya suka lagophtalmos, kalo benci lirik2nya sampe strabismus.

Yang kedua, karena peran jahat akan selalu jahat, maka 95% sinetron-sinetron itu akan memasukkan sebuah adegan kejahatan yang berlokasi di rumahsakit. Misalnya nih, masukin suatu obat ke dalam infus, membekap pasien pake bantal, sampe menukar hasil DNA atau golongan darah. Okelah kalo memang perannya jahat banget dan pasien (peran baik) apes karena ga ada keluarga yang nungguin. Seandainya dia rawat inap di bangsal yang seruangan isi 20 pasien beserta keluarga, mungkin masih selamat kali ya.
Tapi seringkali adegan2 kejahatan ini disertai kekonyolan lainnya, misalnya pasien lagi cardiac arrest, muka masih cantik dengan pipi pink, baju bagus pake kalung gelang, dihidung terpasang nasal canule, tiba2 asistole, langsung main “setrika” aja pake defibrilator. Ga dilepas lagi bajunya. Disusul dengan adegan tuh pasien langsung bangun, sehat walafiat tanpa kekurangan suatu apapun.
Ada lagi ceritanya pasien lagi kanker otak, langsung ditrepanasi, keluar ruang operasi kepalanya cuma diperban macam post-KLL dengan rambut masih hitam tebal berkilau dan didorong pake kursi roda.

Topik ini udah banyak disorot oleh teman-teman dokter, tapi yaaah tetep aja, nggak ada perubahan. Bisa dibaca disini, disini, dan disini. Ada juga disini. Jika anda masyarakat awam, ada baiknya dibaca dan dimengerti bahwa itu adegan salah kaprah semua dan tidak untuk dicontoh.

Pak produser, pak script writer, kenapa ga konsul ke dokter sih sebelum bikin adegan ajaib gitu?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s