Pijat sebagai alternatif terapi Tension Type Headache

Mau share ttg jurnal mengenai terapi pijat (massage therapy) pd tension headache. Jurnalnya thn 2002, tp blh lah klo mau coba dipraktekkan. Judul jurnalnya: Massage Therapy&Frequency of Chronic Tension Headache o/ Christopher Quinn dkk (2002).

20130104-115107.jpg

Tujuan penelitiannya utk meneliti efek terapi massage pd “chronic nonmigraine headache” dgn cara memberikan massage pd pasien tension headache kronis langsung ke otot2 leher dan bahu. Lalu dibandingkan frekuensi nyeri kepala, durasi, dan intensitasnya. Tiap subjek menerima massage 30menit setiap minggu, selama 4 minggu, dikerjakan oleh terapis massage yg tersertifikasi.

20130104-114838.jpg

Hasilnya, tdpt penurunan frekuensi nyeri kepala secara signifikan dlm minggu pertama pemberian massage. Protokolnya terdiri dr 6 fase, sebelumnya bolehlah dibuka dulu sobotta msg2 buat recall bab musculoskeletal..hehehe.. Jurnalnya akan sy translate utk memudahkan,utk istilah ttp dgn bahasa aslinya biar gak tmbh bingung.

20130104-114951.jpg

Bayangkan anda adalah terapis di tempat2 massage atau spa…

Fase1: warm up (3mnt): berikan tekanan bilateral dr lower cervical region ke arah occiput. Ulangi 3x, bilateral ya.

Fase2: myofascial release (5mnt): berikan tekanan dgn palmar ke deltopectoral, deltoid, dan posterior deltoid region secara bilateral 3x. Lalu berikan ‘soft fist contact’ dr arah occiput ke lateral shoulder dan upper trapezius, secara bilateral 3x.

Fase3: axial cervical traction (2mnt): lakukan traksi axial manual dgn 1 tangan dibwh kepala&leher, 1 tangan di dahi. Lakukan traksi dgn gentle. Cara: pertama kepala sedikit difleksikan, lalu sedikit fleksi lateral kanan, lalu fleksi lateral kiri. Traksi dipertahankan 15 detik pd msg2 posisi.

Fase4: trigger point therapy procedure (15mnt): lakukan “scanning palpation” pd 6 titik musculus ini: upper trapezius, sternocleidomastoideus, Suboccipital, splenius capitis, levator scapulae, dan temporalis. Cari trigger point dr ke-6 titik itu. Trigger point tsb yg selanjutnya akan ditreatment dgn cara cubit/flat palpation dgn kekuatan tekanan cukup utk memicu referred pain atau autonomic referral phenomena. Tekan sampai referred pain hilang atau max 2 menit. Tekanan lalu ditingkatkan perlahan2 utk memicu vascular flushing. Prosedur ini diulangi 3-5x tiap trigger point.

Fase5: facilitated stretching technique (5mnt): lakukan therapis-assisted lengthening&streching dr otot2 paravertebral cervicalis. Ini akan memicu relaksasi mell mekanisme inervasi reciprocal. Otot2 antagonis dikontraksikan scr isometris, diikuti dgn streching pasif dr otot agonis.

Fase6: closure (3-5mnt): meliputi ‘relaxing effleurage & petrissage stroke’ dan gerakan pasif di regio cervical utk mengakhiri sesi ini. Effleurage dan petrisage itu apa? Sy juga ga tau. Semacam istilah dlm bidang massage tx.

Demikian share jurnal ttg massage pd pasien TTH, silakan dicoba bagi yg berkenan.. Boleh dishare gmn nanti hasilny..hehehe.. Menurut saya cukup aman utk dipraktekkan sbg alternatif dari tx medikamentosa.. Terakhir,maaf jurnalnya >10thn yg lalu,klo ktmu yg lebih baru ntar dishare lg.. Smoga bermanfaat..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s